News

Akupuntur
Dr Wenny Murtiningrum
Klinik Amira BSD
Klinik dr Wenny Maleo Bintaro

  1. Teknik akupuntur berasal dari mana dan pada awalnya dipakai untuk apa?
    Akupunktur adalah suatu metode pengobatan tradisional yang dilakukan oleh masyarakat cina kuno sejak jaman batu kira-kira 3000 – 5000 tahun yang lalu. Waktu itu orang menggunakan alat-alat yang terbuat dari batu untuk kehidupan sehari-hari, seperti memburu binatang dan sebagainya. Secara tidak sengaja mereka mengamati bahwa luka akibat terkena alat batu runcing ternyata dapat menyembuhkan penyakit yang mereka derita. Karena itu pada penyakit serupa, mereka mencoba menggores atau menekan dengan batu runcing yang hasilnya dapat menyembuhkan penyakit. Pengalaman seperti itu merupakan permulaan pengobatan dengan cara menusuk atau menekan. Kemudian seiring dengan perkembangan peradaban manusia, bahan alat tusuk atau jarum berubah dari batu menggunakan bambu, dari bambu berubah menggunakan tulang dan pada jaman perunggu digunakan jarum perunggu.

  2. Titik-titik apa yang distimulasi saat akupuntur?
    Dalam akupuntur dikenal meridian yaitu sistem saluran yang membujur dan melintang yg tersebar diseluruh tubuh. Saluran ini ini menghubungkan permukaan badan dgn bagian dalam badan, organ dgn organ, organ dgn jaringan penunjang organ, shg menjalin satu kesatuan yg bereaksi bersama thd rangsangan. Yg berperan dlm pertahanan tubuh terhadap serangan dari luar. Setiap Meridian memiliki sejumlah titik yang berkhasiat khusus apabila diberi rangsangan. Golongan titik inilah disebut dgn titik akupunktur yg dipergunakan dalam pengobatan atas keluhan tau penyakit yg di derita.

  3. Mengapa menggunakan media jarum? Apa keistimewaannya? Jarum seperti apa yang dibutuhkan dalam terapi ini?
    Jarum akupuntur merangsang titik-titik akupunktur di permukaan tubuh
    untuk menormalisasi fungsi fisiologis tubuh.
    Jarum akupunktur saat ini iterbuat dari baja tahan karat (stainless steel) dengan panjang 1,3 – 10,2 cm dan diameter 0,24 – 0,45 mm. Ukurannya seperti ijuk kecil pada sapu lantai.
    Selain dengan jarum, perangsangan tersebut dapat pula dilakukan dengan penekanan (akupresur), listrik, ultrasound (sonopunktur), laser (laserpunktur).
    Di kalangan medik dikenal pula cara perangsangan titik akupunktur dengan penyuntikan zat tertentu yang disebut akuapunktur

  4. Di Indonesia sendiri apakah teknik penyembuhan dengan akupuntur telah mendapat izin resmi dari pemerintah? Sudah adakah studi kedokteran resmi yang mempelajari akupuntur di Indonesia?
    Sejarah awalnya akupunktur masuk ke wilayah Indonesia sejak hadirnya para imigran dari daratan Cina pada abad ke 18. Pada saat itu akupunktur hanya dipraktekkan secara tertutup di kalangan masyarakat Cina dan praktisinya pun umumnya adalah seorang Shinshe (dokter tradisional Cina). Namun ketika pada tahun 1962 tim ahli akupunktur didatangkan dari RRC untuk mengobati Presiden Soekarno, maka keberadaan akupunktur mulai terdengar di kalangan umum. Apalagi karena kemudian Presiden Soekarno menyarankan para dokter Indonesia agar mempelajari ilmu tersebut, maka mulai menyebarlah ilmu akupunktur di Indonesia.
    Pada tahun 1963 atas instruksi Menteri Kesehatan masa itu, Prof. Dr. Satrio, Departemen Kesehatan meneliti dan mengembangkan cara pengobatan Timur, termasuk Akupunktur dan membentuk sebuah Tim Riset Ilmu Pengobatan Tradisional Timur . Maka mulai saat itu praktek akupunktur diadakan secara resmi di Rumah Sakit Umum Pusat Jakarta yang kemudian berkembang menjadi sebuah Sub Bagian dibawah bagian Penyakit Dalam, dan selanjutnya menjadi Unit Akupunktur Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) hingga saat ini.

  5. Bagaimana prosesnya hingga terapi ini bisa mengurangi rasa sakit, misalnya sakit punggung atau bahu? Apakah dengan akupuntur si pasien bisa benar-benar sembuh total?
    Pada dasarnya, penyakit muncul sebagai akibat dari adanya gangguan keseimbangan dalam tubuh, dan dengan akupunktur maka keseimbangan ini dapat dikembalikan secara pelan-pelan dan bertahap. Pasien yg yang mengeluh sakit punggung atau bahu berarti ada ketidakseimbangan di titik meridian tertentu sehingga harus berikan terapi akupuntur di titik tersebut. Kecepatan penyembuhan masing-masing pasien berbeda, tergantung akut atau kronis penyakit yang di derita, pada kondisi daya tahan tubuhnya saat itu, dan juga tergantung pada lifestyle-nya (pola makan, minum, olah raga, istirahat, dan manajemen pikirannya).
    Bila masih gejala awal, bila diterapi semakin cepat tingkat kesembuhannya.

  6. Untuk kecantikan, bagaimana cara kerja terapi ini pada tubuh hingga bisa membantu menguruskan badan, mengencangkan wajah, dan membuat awet muda?
    Akupuntur melihat obesitas atau kegemukan sebagai akibat adanya ketidakseimbangan. Karena itu, melalui akupunktur fungsi-fungsi organ tubuh yang berhubungan dengan proses penyerapan makanan, pengolahan, dan pembuangan sisanya akan diatur kembali.
    Tindakannya dapat berbentuk beberapa hal. Di antaranya, menahan kerja lambung agar tidak terasa lapar. Menekan penyerapan makanan dengan menahan kerja usus kecil. Meningkatkan metabolisme tubuh, yaitu mengefektifkan cairan empedu yang memecah lemak dan limpa yang melancarkan jalur distribusi makanan. Mengkatkan kerja usus besar agar buang air besar lancar, serta meningkatkan aktivitas ginjal agar kerja pembuangan cairan pada buang air kecil lancar.
    Dengan mengatur kembali fungsi dan kerja organ tubuh seperti itu, seseorang akan menjadi tidak sering lapar. Keinginan selalu makan atau ngemil pun bisa ditekan. Tubuh juga terasa segar dan punya keinginan bergerak dan berolahraga.
    Begitu pula untuk mengencangkan wajah dan membuat terlihat awet muda karena akupunktur melancarkan metabolisme dan aliran darah di wajah, shg membantu proses regenerasi kulit dan collagen.

  7. Adakah pola makan/minum dan pantang yang harus dilakukan ketika menjalankan terapi ini?
    Ada, pola makan seimbang dengan mengurangi asupan karbohidrat makanan berlemak seperti gorengan. Jus sangat dianjurkan. Untuk pelangsingan ini masing-masing dokter atau akupunturist mempunyai cara yg bervariasi dalam mener apkan pola diet pasiennya. Ketekunan memang salah satu kunci keberhasilan menjalani terapi ini. Jangan kesampingkan pula godaan yang bakal muncul.
    Terapi ini sifatnya membantu, agar pasien tidak merasa lapar. Mereka sendiri juga harus tetap menjaga agar tidak makan makanan yang menyebabkan mereka gemuk, seperti lemak dan lain-lainnya

  8. Umumnya terapi ini akan memberi hasil secara efektif setelah berapa kali perawatan?
    Tergantung usia pasien, berat badan dan pola hidup pasien. Standard terapi akupuntur 10 sampai 12 kali dalam 1 seri. Pelaksanaan seminggu 2 kali.
    Satu seri terapi untuk obesitas terdiri atas 12 kali tindakan. Dalam seminggu maksimal diberikan tiga kali tindakan. Jadi, dalam satu bulan satu seri akan selesai. Setelah itu dilanjutkan “istirahat” satu bulan, sebelum dilanjutkan seri kedua. Istirahat bertujuan agar pasien tidak kecanduan. Karena akupunktur juga dapat merangsang keluarnya morfin dalam tubuh, yang disebut endorfin. Maka terapi ini dapat pula digunakan untuk membantu merehabilitasi morfinis
    Untuk menghindari pemahaman yang keliru ,akupunktur tidak dapat dijadikan jalan praktis untuk tindakan-tindakan yang bersifat kosmetik.

  9. Adakah efek samping ketika sedang menjalani perawatan ini?
    Akupunktur tidak mengakibatkan efek samping. Malah mengembalikan keseimbangan energi tubuh dan bekerja secara menyeluruh (holistik). Maka, setelah melakukan terapi ini, jangan terkejut jika Anda merasakan efek lain, seperti tubuh yang merasa segar, tidur nyenyak, sakit maag tidak kumat, bahkan gairah seksual meningkat.

  10. Apa yang harus diperhatikan ketika seseorang memutuskan untuk menjalani terapi ini?
    Diperlukan kerjasama dan kedisiplinan pasien, salah satu faktor keberhasilannya sangat bergantung pada usaha pasien untuk hidup dengan energi yang seimbang